Kamal Al-Din Al-Farisi Ahli Fisika Agung Dari Persia

Ilmuwan asal Persia di abad ke-13 M ini dikenal sebagai seorang penyair, namun kontribusinya bagi pengembangan sains sungguh sangat besar. (SuaraMedia News)

Ilmuwan asal Persia di abad ke-13 M ini dikenal sebagai seorang penyair, namun kontribusinya bagi pengembangan sains sungguh sangat besar. (SuaraMedia News)

Kamal al-Din al-Farisi adalah seorang ahli fisika Muslim terkemuka dari Persia. Ia dilahirkan di kota Tabriz, Persia  sekarang Iran-  pada 1267 M dan meninggal pada  1319 M.  Ilmuwan yang bernama lengkap Kamal al-Din Abu’l-Hasan Muhammad Al-Farisi itu kesohor dengan kontribusinya tentang optik serta teori angka. Ia merupakan murid seorang astronom dan ahli matematika terkenal, Qutb al-Din al-Shirazi (1236-1311), yang  juga murid Nasiruddin al-Tusi.  Dalam bidang optik, al-Farisi berhasil merevisi teori pembiasan cahaya yang dicetuskan para ahli fisika sebelumnya. Gurunya, Shirazi memberi saran agar al-Farisi membedah teori pembiasan cahaya yang telah ditulis ahli fisika Muslim legendaris Ibnu al-Haytham (965-1039).

Secara mendalam, al-Farisi melakukan studi secara mendala mengenai risalah optik yang ditulis pendahuluannya itu. Sang guru juga menyarankannya agar melakukan revisi terhadap karya Ibnu Haytham. Buku hasil revisi terhadap pemikiran al-Hacen – nama panggilan Ibnu Haytham di Barat — tersebut kemudian jadi sebuah adikarya, yakni  Kitab Tanqih al-Manazir (Revisi tentang Optik).

Kitab Tanqih merupakan pendapat dan pandangan al-Farisi terhadap buah karya Ibnu Haytham. Dalam pandangannya, tak semua teori optik yang diajukan Ibnu Haytham menemukan kebenaran. Guna menutupi kelemahan teori Ibnu Haytham, al-Farisi Al-Farisi lalu mengusulkan teori alternatif. Sehingga, kelemahan dalam teori optik Ibnu Haytham dapat disempurnakan. Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan, Sejarah | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Prediksi Gempa Bumi di Cina – Dengan Memantau Prilaku Hewan

(Cuplikan dari Unpublished Manuscript)

Pendahuluan

Cinas Seismic Zones

Dalam rangka untuk mengurangi risiko gempa bumi dan mengurangi

akibat-akibatnya, diperlukan prediksi kedepan di mana dan kapan, gempa bumi yang besar dapat terjadi. Sebagai contoh, ini akan menjadi penting untuk mengetahui kapan gempa bumi semacam itu akan menghantam, di mana ia akan menyerang, dan apa tingkat yang dapat merusak. Prediksi gempa pada saat ini bukanlah ilmu pasti, dan prakiraan kejadian gempa bumi tidak begitu akurat. Saat ini prediksi diberikan secara statistik. Sebagai contoh, ketika sebuah prediksi yang dibuat bahwa: disini adalah 90% peluang bahwa gempa bumi akan terjadi dalam 50 tahun mendatang “, itu tidak berarti bahwa gempa ini tidak dapat terjadi besok atau mungkin tidak dapat ditunda sampai 50 tahun. Jadi, prediksi sekarang tidak berada dalam kerangka waktu yang wajar yang dapat digunakan oleh para perencana, pembuat kebijakan, dan orang-orang pemerintahan yang berhubungan dengan keselamatan umum.

Untuk memahami prediksi gempa, tiga kerangka waktu yang berbeda telah diberikan oleh para ilmuwan: prediksi jangka panjang, menengah dan jangka pendek. Prediksi jangka panjang melibatkan kerangka waktu satu dekade atau lebih dan hanya bersifat umum dan kegunaannya sangat terbatas untuk keselamatan publik. Prediksi jangka menengah akan jatuh ke dalam jangka waktu beberapa minggu untuk beberapa tahun, dan lagi-lagi tidak akan besar kegunaan praktis. Sedang prediksi jangka pendek, yaitu informasi spesifik pada waktu dan lokasi gempa bumi yang diberikan dalam beberapa hari, minggu, bulan – bahkan bertahun-tahun – yang akan berguna untuk semua jenis keselamatan publik dan evakuasi. Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan | Tag: , , | 2 Komentar

Gurun Sahara di Masa Lalu

Di masa lalu yang bergelimang air, pemburu, petani, bahkan gajah hidup di sini.

Di masa lalu yang bergelimang air, pemburu, petani, bahkan gajah hidup di sini.

Oleh Charles Bowden
Foto oleh George Steinmetz

Angin purba bertiup dari sebuah tempat yang disebut masa lalu. Dalam benak kita, Gurun Sahara adalah neraka abadi berisi bukit-bukit pasir berpayung langit biru. Kita mengagumi panoramanya, tetapi tidak menghargai gurun tersebut sebagai salah satu lokasi penyimpan sejarah nan akbar di Bumi. Masa lalu masih terekam di sini dan bercerita melalui pasir, batu, panas, dan angin kering. Masa lalu berbisik kepada kita tentang sejarah perubahan iklim serta maju-mundurnya peradaban yang berulang kali menyentak.

Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan, Sejarah | Tag: , , | 2 Komentar

“Suara” dari bawah tanah memberi perenungan tentang makna kehidupan.

Mumi sisilia

“Suara” dari bawah tanah memberi perenungan tentang makna kehidupan.

Oleh AA Gill
Foto oleh Vincent J Musi

Suara dari bawah tanah memberi perenungan tentang makna kehidupan.

"Suara" dari bawah tanah memberi perenungan tentang makna kehidupan.

Bandara Palermo bernama Falcone-Borsellino. Kedengarannya seperti serial TV polisi AS era 70-an dan Anda akan dimaafkan karena tidak tahu siapa empunya kedua nama itu. Mereka adalah sepasang hakim berani mati yang mencoba untuk pada akhirnya mengakhiri cengkeraman kuno kejahatan terorganisasi di Sisilia. Keduanya dibunuh. Di sini, penduduk tidak suka bicara tentang Mafia dengan orang asing; Mafia adalah rahasia dapur yang memalukan, bukan urusan kita, tragedi pribadi. Sisilia adalah tempat yang suka menyimpan rahasia. Anda dapat merasakannya di jalan-jalan bergaya barok yang menghitam di Palermo, ibu kota Sisilia, tempat kerusakan akibat bom dari pendaratan-pendaratan Sekutu pada 1943 masih belum benar-benar dibersihkan serta tempat istana-istana pemondokan dihuni oleh para pengungsi Afrika Utara. Palermo adalah tempat yang maskulin dan penuh curiga, indah dan putus asa. Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan, Sejarah | Tag: , | 1 Komentar