Profil: Garda Revolusi Iran

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, IRGG, didirikan setelah revolusi Iran dengan tugas melindungi sistem Islam negara itu dan sebagai penyeimbang angkatan bersenjata.
garda revolusi

garda revolusi

Nama resmi Korp Garda Revolusi Islam (IRGC) atau Pasdaran
Didirikan setelah revolusi 1979
Setia pada Ulama dan penyeimbang militer reguler
Diperkirakan 125.000 tentara
Terdiri dari angkatan darat, laut, udara, dinas intelijen dan pasukan khusus
Kepala staf: Mohammad Ali Jafari
Presiden Ahmadinejad adalah mantan anggota

Sejak itu unit ini menjadi kekuatan militer, politik dan ekonomi berpengaruh di Iran dengan hubungan yang dekat dengan Pemimpin Terintti, Ayatollah Khamanei dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang mantan anggota unit ini.

Pasukan ini diperkirakan memiliki 125.000 tentara aktif dan memiliki angkatan darat, laut dan udara tersendiri. Serta menguasai senjata strategis milik Iran.

Garda Revolusi juga mengendalikan unit paramiliter Pasukan Perlawanan Basij dan sejumlah yayasan yang menguasai sebagian besar perekonomian negara itu.

Kekuatan dan pengaruh Garda Revolusi sangat besar sehingga pemerintah Amerika Serikat menyebutnya satu “penguasa senjata penghancur masal” dan bagian operasi luar negeri, Pasukan Quds, “pendukung terorisme”.

Sejumlah veteran Garda Revolusi jadi anggota kabinet

Sejumlah veteran Garda Revolusi jadi anggota kabinet

Penjaga Revolusi

Sebelum revolusi tahun 1979, Shah Muhammad Reza Pahlavi sangat tergantung pada kekuatan militer untuk menjaga keamanan nasional dan juga kekuasaannya.

Setelah itu, pihak berwenang Islam yang baru yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini, sadar bahwa mereka membutuhkan pasukan yang kuat untuk menyatukan kepemimpinan mereka dengan ide-ide revolusi.

Untuk itu para ulama membuat satu undang-undang dasar baru yang mengatur bahwa angkatan bersenjata reguler, Artesh, bertugas menjaga perbatasan negara dan mempertahankan ketertiban dalam negeri, sementara Garda Revolusi, Pasdaran, bertugas melindingi sistem Islam Iran.

Pada prakteknya, tugas tersebut seringkali tumpang tindih karena Garda Revolusi juga membantu menjaga ketertiban masyarakat dan membentuk pasukan angkatan darat, laut dan udara sendiri.

Meski jumlah tentaranya 200.000 lebih sedikit dibandingkan militer reguler, Garda Revolusi dianggap sebagai kekuatan militer yang dominan di Iran dan berada di balik sejumlah operasi militer besar negara itu.

Pada bulan Maret 2009, Angkatan Laut Garda Revolusi lah yang terlibat dalam pertikaian diplomatik dengan Inggris setelah menahan 15 tentara angkatan laut Inggris yang sedang berpatroli di mulut jalur Shatt al-Arab yang memisahkan Iran dan Irak.

Amerika Serikat juga menuduh unit luar negeri Garda Revolusi yang berjumlah 15.000, Pasukan Quds, memasok projektil bahan peledak, EFP, yang merupakan bom pinggir jalan yang kuat, bagi militan Shiah di Irak.

Pasukan ini diyakini menempatkan agen di kedutaan besar Iran di seluruh dunia dan dituduh melakukan operasi intelijen dan mengorganisir kamp pelatihan serta pengiriman senjata untuk kelompok militan asing yang didukung Iran seperti Hezbollah.

Garda Revolusi Iran memiliki peralatan militer canggih

Garda Revolusi Iran memiliki peralatan militer canggih

Sektor sipil

Garda Revolusi juga ada di badan-badan sipil, dan mengendalikan Pasukan Perlawanan Basif, milisi sukarela Islam yang terdiri dari 90.000 orang yang memiliki kemampuan memobilisasi hampir 1 juta orang.

Basij, atau Mobilisasi Kaum Tertindas, sangat setia pada revolusi yang seringkali dikerahkan ke jalan-jalan saat terjadi krisis untuk membubarkan kaum pembangkang.

Kekuatan besar, ditambah dukungan besar dari Pemimpin Tertinggi, membuat Garda Revolusi menjadi pemain penting dalam panggung politik Iran.

Ayatollah Ali Khamanei – yang juga komandan tertinggi angkatan bersenjata – diyakini mempergunakan kekuasaannya untuk memperluas pengaruhnya dan juga Garda Revolusi dengan menunjuk sejumlah anggota Garda menempati jabatan politik tertinggi dan mempergunakan kekuasaan untuk menekan kaum pembangkang dan pendukung reformasi.

Setelah terpilih di tahun 2005, Presiden Ahmadijenad menunjuk sejumlah veteran Garda Revolusi menjadi anggota kabinet penting.

Garda Revolusi juga diperkirakan menguasai sekitar sepertiga perekonomian Iran melalui sejumlah anak perusahaan dan yayasan.

Unit konstruksi Garda Revolusi, Khatam-ol-Anbia, GHORB, mendapat proyek pembangunan dan permesinan bernilai miliaran dolar, proyek itu antara lain mengoperasikan bandara internasional Teheran yang baru.

Garda Revolusi juga disebut memiliki atau mengendalikan sejumlah laboratorium universitas, perusahaan senajta dan pabrik mobil.

Harian Financial Times memperkirakan sekitar 30% operasi Garda Revolusi adalah bisnis, dengan pendapatan diperkirakan mencapai $2 miliar setiap tahun.

sumber BBC Indonesia

Categories: Pengetahuan | Tags: , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: